Pembagian Jenis Filler

by

Filler merupakan bahan dan alat medis yang di suntikan kedalam tubuh, dan bertahan di tubuh setidaknya selama 3 bulan.

Filler sendiri dibagi menjadi beberapa klasifikasi. Yang paling sering adalah pembagian menurut jangka waktu filler tersebut berada di dalam tubuh kita

  • Non-permanent Filler
    merupakan filler yang seharusnya akan habis diserap oleh tubuh kita, dan rata rata dapat bertahan hingga 3 tahun di tubuh kita. Kebanyakan filler dalam group ini menggunakan bahan yang bernama Hyaluronic Acid. Ada 4 contoh merek terkenal yang menggunakan bahan ini, seperti : Belotero, Restylene, Juvederm, Teosyal.
  • Semi-permanent Filler
    Merupakan filler yang akan sedikit meninggalkan residu  di tubuh kita jika di gunakan dengan cara yang salah, dan kebanyakan filler tipe ini dapat bertahan hingga 5 tahun di tubuh kita. Contoh filler pada kategori ini adalah Calsium Hidroxyapatie (Radiesse), PLLA (Sculptra), PCL (Ellanse).
  • Permanent Filler
    Merupakan jenis filler yang tidak akan pernah bisa diserap oleh tubuh kita, dan akan bertahan dalam waktu yang tidak dapat ditentukan. Kebanyakan filler pada kategori ini sudah tidak lagi digunakan atau penggunaannya sudah sangat terbatas. Contohnya adalah PMMA (Artecoll atau Artefill), Polyacrilamide (Aquamid) dan silicon medis filler.

Jadi adalah betul kalau pasien bilang silicon itu termasuk filler, tapi kita harus juga menjelaskan, bahwa sillicon medis termasuk filler dalam kategori permanen.

Filler yang banyak beredar di pasaran Indonesia saat ini kebanyakan adalah filler berbasis Hialuronic Acid. Namun, HA ini ternyata awalnya bersumber pada binatang, dan berakibat respon allergi yang sangat tinggi, namun mayoritas hyaluronic acid yang beredar sekarang terbuat dari fermentasi bakteri, dan hingga saat ini telah terbukti aman untuk digunakan dalam jangka waktu panjang.

Filler hyaluronic acid ini sendiri memiliki jangka waktu 6 bulan hingga 3 tahun di dalam tubuh kita, semua itu tergantung dari proses pembuatan filler itu sendiri, yang biasa kita sebut dengan modified hyaluronic acid dan itu akan dibahas di artikel selanjutnya.

Pelajari tentang Hyaluronic Acid lebih jauh disini.

LATEST POST