Filler hialuronic acid akan diserap tubuh melalui proses metabolisme tubuh, meliputi pemecahan, penarikan, dan degradasi.
Apa itu pemecahan, rantai hialuronic acid itu seperti benang panjang, tubuh harus memotong rantai ini menjadi potongan kecil2, agak tubuh kita bisa memetabolisme hialuronic acid. Nah kita tau, hyaluronic acid ada 2 tipe, rantai panjang dan rantai pendek. Jadi hyaluronic acid rantai Panjang ( high molecular weight ) akan sedikit lebih bertahan lama di tubuh kita.
Nah setelah rantai hialuronic acid ini di pecah menjadi kecil, hialuronic acid ini akan di bawa menuju kelenjar getah bening kita. Makin jauh tempat filler dan kelenjar getah bening kita, maka akan makin lama juga filler itu di metabolisme oleh tubuh.
Setelah pecahan filler hialuronic acid itu sampai di kelenjar getah bening, barulah dimulai proses pemecahan rantai hialuronic acid itu.
Jadi area mana aja yang mudah hilang? Jawabannya adalah area yang memiliki kelenjar getah bening sangat banyak, seperti pelipis, pipi bagian samping dekat telinga, dan rahang.
Filler akan makin susah dan lama hilang saat filler itu berada di tengah2 wajah, karena jaringan kelenjar getah bening yg ada disana sangat sedikit, seperti hidung dan area bawah mata.